POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota turut serta dalam Zoom Meeting yang membahas langkah konkret pengendalian inflasi daerah tahun 2025 serta persiapan angkutan Lebaran 2025.
Rapat yang berlangsung pada Senin (17/2/2025) di Ruang Kepatihan, Gedung Setda Kota Cirebon ini dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Pol. (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, B.A., M.A., Ph.D.
Kegiatan ini dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk Aspemkesra Setda Kota Cirebon Drs. Sumanto, perwakilan BPS Kota Cirebon Ujang Maulidin, Kepala DKPPP Kota Cirebon Hj. Elmi Masruroh, S.P., M.Si., serta unsur TNI dan Polri seperti Danramil 1401/Kesambi Kapten Inf. M. Ridwan., KBO Sat Intelkam Polres Cirebon Kota, IPDA Hadi Bastian, S.H., KBO Sat Lantas Polres Cirebon Kota, IPTU Rumansyah Siregar.
Dalam rapat, Mendagri mengungkapkan bahwa inflasi nasional per Januari 2025 mengalami penurunan sebesar 0,76% dibandingkan Januari 2024. Namun, menjelang Ramadan dan Idul Fitri, inflasi cenderung meningkat, terutama dipicu oleh kenaikan harga komoditas pangan seperti daging ayam ras, beras, serta tarif angkutan udara.
"Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta melakukan langkah strategis guna menekan lonjakan harga," ujarnya.
Selain itu, Kementerian Perdagangan melaporkan adanya upaya percepatan distribusi minyak goreng, sementara Perum Bulog menekankan strategi optimalisasi produksi beras dengan melibatkan jajaran TNI/Polri dalam penyerapan gabah petani.
Dari sisi transportasi, Kementerian Perhubungan menyoroti lonjakan tarif angkutan udara dan antar-kota sebagai faktor utama kenaikan inflasi selama periode mudik.
Aspemkesra Setda Kota Cirebon Drs. Sumanto menekankan pentingnya pengawasan harga pangan dan kesiapan infrastruktur transportasi untuk mencegah kemacetan selama arus mudik.
Sementara itu, KBO Sat Intelkam, IPDA Hadi Bastian, mewakili Polres Cirebon Kota menyatakan kesiapan mengawal kebijakan pemerintah terkait stabilisasi harga pangan serta operasi pasar murah.
Rapat yang berlangsung aman dan kondusif ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi serta kelancaran arus mudik menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2025.
((Red.))
0 comments:
Posting Komentar