INDRAMAYU – Inara.my.Id- Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) pada Minggu, 9 Agustus 2026, di Hotel Grand Trisula Indramayu. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menguatkan konsolidasi internal serta mempertegas komitmen organisasi dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Suasana pembukaan berlangsung khidmat sekaligus meriah. Para peserta disambut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan dengan pertunjukan Seni Tari Topeng khas Indramayu, serta pembacaan puisi yang membakar semangat nasionalisme para kader yang hadir.
Forum ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh nasional dan daerah. Di antaranya Anggota DPR RI H. Daniel Mutaqien Syafiuddin, S.T., Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Taufik Hidayat, Ketua DPRD Indramayu Hj. Nurhayati, serta Ketua MPW Pemuda Pancasila Jawa Barat H. Dian Rahadian. Unsur Pemkab melalui Kesbangpol bersama perwakilan Kapolres, Dandim, dan Kejaksaan Negeri Indramayu juga hadir menyemarakkan acara.
Semangat kebersamaan antarorganisasi juga sangat terasa dalam kegiatan ini. Hadir pula perwakilan Pemuda Pancasila dari daerah tetangga seperti Cirebon, Majalengka, dan Kuningan, serta jajaran pengurus dari GP Ansor Indramayu dan XTC Indramayu.
Melalui Muscablub ini, kepemimpinan baru resmi bergulir. Ramadhin Listya Wimana (Bung Tio) terpilih sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Indramayu yang baru. Ia menggantikan H. Daniel Mutaqien Syafiuddin yang sebelumnya telah mengundurkan diri, di mana kepemimpinan sempat diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt) dari MPW Jawa Barat.
Dalam pengarahannya, H. Daniel Mutaqien Syafiuddin menekankan pentingnya Pemuda Pancasila merubah citra di mata publik. Menurutnya, kader harus hadir membawa solusi melalui aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, salah satunya lewat program bedah rumah dan aksi sosial lainnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua MPW Pemuda Pancasila Jabar H. Dian Rahadian menegaskan bahwa keberadaan organisasi tidak sekadar diukur dari banyaknya jumlah kader. Menurut Dian, Pemuda Pancasila tidak harus selalu terlihat banyak di lapangan, tetapi yang paling utama adalah harus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat.
Dian juga menyampaikan kabar baik terkait pembenahan sistem keanggotaan. Saat ini, sebanyak 10.000 anggota Pemuda Pancasila Indramayu telah resmi terdaftar di database MPW Jawa Barat dan dinyatakan terverifikasi serta layak untuk mendapatkan Kartu Tanda Anggota (Fon't Kabiro).





